Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan Tubuh

Siapa sih disini yang tidak tahu dengan air kelapa? Apalagi kalau ditambahkan dengan es dan dinikmati saat siang hari. Dapat dikatakan air kelapa menjadi minuman favorite banyak orang untuk melepaskan dahaga. Beruntung sekali rasanya dapat menyukai air kelapa. Karena air kelapa muda memiliki kandungan vitamin dan nutrisi yang terdapat pada air dan buahnya.

Khasiat dari air kelapa muda bukan hanya menyegarkan tubuh saat haus, tapi juga menambah elektrolit tubuh, bahkan juga bisa membantu dalam menyembuhkan penyakit. Tapi ada juga manfaat lain yang bisa untuk anda dapatkan saat mengkonsumsi air kepala muda bagi kesehatan tubuh.

1. Memperbaiki Sistem Pencernaan
Mengkonsumsi air kelapa dapat membantu dalam mengatasi masalah pencernaan. Karena biasanya system pencernaan memerlukan banyak serat agar dapat bekerja. Nah dengan mengkonsumsi air kelapa muda secara rutin akan membantu dalam melancarkan pencernaan.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Untuk anda yang ingin menurunkan berat badan, anda dapat minum air kelapa muda yang bisa membantu anda dalam menurunkan berat badan. Hal ini biasanya di karenakan air kelapa bisa membantu dalam menjaga nafsu makan yang berlebih. Selain itu, air kelapa juga mengandung renda lemak sehingga tidak akan menambah beban kalori pada tubuh.

3. Mencegah Penuaan Dini
Air kelapa mempunyai kandungan lemak jenuh yang disebut sebagai asam laurat. Zat asam ini sangat di perlukan oleh tubuh untuk proses regulasi dan pembentukan pada sel kulit. Kandungan zat inilah yang akan menghambat terjadinya penuaan pada wajah dan kulit lainnya.

4. Menjaga Kesehatan Ginjal
Seperti yang sudah kita ketahui kalau ginjal adalah organ tubuh paling penting untuk tubuh, sehingga wajib untuk di jaga kesehatannya. Dengan mengkonsumsi air kelapa setiap hari, maka anda sudah bisa menjaga kesehatan ginjal. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi pada air kelapa dapat menjaga ginjal kita agar tetap berfungsi dengan baik dan sehat.

5. Meningkatkan Energi
Pada saat anda mengkonsumsi air kelapa, anda akan merasakan tubuh lebih berenergi. Karena, air kelapa bisa untuk meningkatkan kinerja hormone kelenjar tiroid. Sampai ke tingkat sel, tubuh anda juga akan terasa lebih berenergi.

Bolehkah Menggunakan Sabun Kewanitaan Untuk Membersihkan Vagina

Sabun kewanitaan diyakini bisa untuk membersihkan, memberikan aroma wangi pada vagina dan menghilangkan keputihan.

Vagina sebenarnya bisa untuk membersihkan dan melindungi dirinya sendiri tanpa harus dibantu. Bahkan, keluarnya keputihan sebenarnya sebuah pertanda pembersih vagina anda berjalan dengan normal. Keputihan merupakan fase alami dan normal di alami oleh setiap wanita.

Vagina bersifat asam yang secara alami sangat ideal untuk memelihara koloni bakteri baik. Adanya bakteri baik inilah yang menjadi pelindung terkena infeksi. Justru pada saat anda menggunakan sabun kewanitaan yang memiliki banyak kandungan bahan kimia, keseimbangan pH pada vagina akan terganggu. Ini membuat bakteri dan jamur jahat dapat tumbuh secara berlebih sampai mengakibatkan terkena infeksi.

Jadi sebaiknya hindari melakukan Douching. Douching ialah alat yang digunakan untuk mengalirkan air pada vagina dengan cara menyemprotkan nya dengan larutan cuka, dan yodium. Douching ini sangat tidak di sarankan karena dapat mengganggu pada keseimbangan vagina yang normal. Hal ini yang membuat vagina anda menjadi mudah terkena infeksi termasuk penyakit kelamin.

1. Infeksi Vagina
Vagina mempunyai bakteri baik yang berguna untuk melindungi tubuh dari infeksi. Produk sabun kewanitaan dapat mengubah keasaman vagina sehingga kadar bakteri baiknya akan berkurang. Ketika pH nya terganggu, anda akan mudah terkena infeksi bakteri dan jamur pada vagina.

Infeksi jamur dan bakteri pada vagina dapat menyebar dan masuk ke organ reproduksi lainnya. Infeksi yang menyebar akan berisiko membuat wanita menjadi sulit hamil dan mudah terserang penyakit menular seks.

2. Meningkatkan Terkena Komplikasi Kehamilan
Wanita yang menggunakan sabun kewanitaan secara lebih dari 1 minggu sekali di laporkan berpotensi mengalami kesulitan hamil dibandingkan dengan yang tidak. Menggunakan pembersih vagina juga dicurigai dengan meningkatnya risiko kehamilan ektopik sebanyak 75%. Kehamilan ektopik membuat embrio menempel pada organ bagian luar rahim.

3. Vagina Kering
Vagina yang kering memang tidak selalu berbahaya, tapi bisa menjadi tidak nyaman. Selain itu, mempunyai vagina yang kering karena bahan kimia dalam sabun kewanitaan juga bisa membuat seks menjadi terasa sakit.